Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 April 2014

RAHASIA(H)***

Menyimpanmu disini
dihatiku
Merindukanmu disini
dihati dan pikiranku
Mengucap namamu disini
ditempat terdalamku


Rabu, 23 Oktober 2013

Dicintai Sosokmu

Dicintai sosokmu
Ku pikir ragu lalu sebuah cara melupakan

Dicintai sosokmu
Ku rasa tak akan bertahan lama lalu lenyap

Dicintai sosokmu
Aku mencoba membuka hati

Dicintai sosokmu
Aku seolah menjadi yang utama bagimu

Dicintai sosokmu
Menjaga hatiku itu keutamaanmu

Dicintai sosokmu
Kamu sabar akan aroganku

Dicintai sosokmu
Aku nyaman didekat kamu

Dicintai sosokmu
Aku takut jadi candu

Dicintai sosokmu
Aku suka dekapanmu

Dicintai sosokmu
Aku mencintaimu seperti kau mencintaiku

                                                                                                           Sukabumi, 23 Oktober 2013
                                                                                                                            NAI


Senin, 29 Juli 2013

?????????

Rasaku mengejar pada setiap lirikan angin
mataku beralih pada setiap sentuhan dingin
disana ada kamu yang menjadi cahaya dalam rasa dan mataku
mungkin kamu energi setiap inspirasiku
dan kamu yang akan tetap menjadi tanda tanyaku

Rabu, 17 Juli 2013

Hanya Sekedar ....

Aku pernah merasakan gengaman hangat seseorang yang nyata dalam anganku meski itu hanya singkat
Aku pernah melihat matanya yang berbinar walaupun itu hanya sesaat
Aku pernah mencuri tatapannya lekat-lekat meskipun itu berbatas jarak
Aku pernah mendengar parau suaranya meskipun itu samar-samar

Hanya sekedar,,
Aku pernah menyimpan harap, meskipun tak akan pernah terbalas

Rabu, 03 Juli 2013

Diatas Sehelai Daun Kering

Hay, aku menyukaimu.
aku sudah menyukaimu kali pertama kita bertemu, eh tidak kali pertama aku melihatmu sebagai kamu yang tak pernah kamu tunjukan pada berjuta pasang mata dimuka bumi ini.
Pertemuan kita ini takdir, atau hanya kebetulan yang menyimpan alasan untuk selalu bersama setiap waktu?
Aaaahh aku rasa, aku tak peduli tentang itu.
Aku hanya ingin menjadi bagian terkecil dalam hidupmu, tidak ingin kamu lihat dengan sepasang mata genitmu. Atau kau pikir dalam memori pikirmu yang mungkin nanti akan hilang karena serangan pikun  dikemudian hari. Tapi cukup pahami dan tersenyum namun jika kamu berkenan, bisakah kau jadikan aku ilusi dalam satu tulisan magismu. Hanya itu. Kamu boleh menggunakan daun kering untuk alasnya kemudian daun itu bisa kamu simpan dalam sebuah kotak lusuh yang kamu tumpuk dengan kenangan-kenangan manismu. Lalu pada kemudian hari kamu menemukan kotak itu, membukanya dan menemukan aku kembali disana sebagai zat yang pernah menjadi diam untuk beberapa alasan klasikmu.
                                                                                 
                                                                               ***

Aku menemukan sehelai daun kering didalam kotak kayu  disudut atas lemari bajuku setelah 8th berlalu. Aku tersenyum sendiri ketika aku membaca bait demi bait kata yang tertulis tak karuan diatas daun itu.

diam itu suara kita
diam itu bahasa kita
diam itu cara kita
diam yang mempertemukan kita

                         *
rinai hujan menyambut angin dengan suka cita
aku melihatmu tersenyum dlm kabut rintik
kita menari dengan hujan berjarak kabut
kita lekat tapi seolah enggan menjadi pekat
kita jeda yang ingkar terhadap jarak
aku menyukaimu dalam diamku.


Ingatanku melesat jauh kembali pada 8th yang lalu ketika aku tidak sengaja menemukan selembar kertas coklat bertuliskan sebuah kalimat dalam buku temanku yang membuat aku ingin menulis di atas sehalai daun kering.

Rabu, 12 Juni 2013

ketika...

aku ingin menjadi aku ketika kau menjemput senja jingga itu
aku ingin menjadi aku ketika hujan membasahimu dengan rintiknya
aku ingin menjadi aku ketika jejak kakimu mengarungi tepian pantai
aku ingin menjadi aku ketika malam datang menemani heningmu

dan aku tetap ingin  menjadi aku ketika kau lupa tentang segalaku

Senin, 10 Juni 2013

Masih Tentang Rasa Yang Sama

aku sisipkan setitik asa yang ku gurat halus
jemariku ku biarkan menjelajah setiap hurup
yang kemudian tersusun sebuah kalimat.

termenung......

rasa yang harus kutinggalkan
namamu tersisip pada kalimat yang tak berintuisi itu
masih tentang rasa yang samakah?

terbang bersama lalu yang menyisikan luka tak kering
bangkit dari duri namun terperosok pada jerami
hatiku tergores lagi mengingat kamu

Kamis, 18 April 2013

Tolong Buat Aku Berhenti

hay, malam.....untuk kesekian kalinya, 
apa kabarmu???
takkah kau tanyakan kabarku, kau lupa?iya sama seperti dia yang lupa aku !!
sudah ku coba, tapi muncul lagi...
ku pikir itu hanya akan menjadi benang kusut yang sementara,
kira ku salah.
ku rasa ini akan melebur pelahan,
sepertinya butuh waktu lama.
sulit melepasakan diri dari orbitnya,
perasaan yang menumpuk.
Kecam ku pada rasa yang tak tercapai,
sesak.
Sayatan ini mengaga seolah tak mengering,
malah makin tersiram cuka panas.
bodoh bukan main...
bolehkah aku menyesal???
dengan isak melumat habis air mata yang membanjir
tapi ini masih terjadi lagi.
apa ini namanya???
teriakkanku tak akan dia dengar.
ini memang kesalahan
kemelut yang berakhir berduri
tolong buat aku berhenti...........!

Selasa, 16 April 2013

Kamu Tau Jadi Aku???

sudah lama ingin ku sudahi
tapi tetap tak karam
terlalu kuat hingga masih tetap setia
setia menyaksikan kalian yang setelah kita


kamu tau jadi aku?
ketika kamu bilang aku tak pernah lenyap dari relungmu
kamu tau jadi aku?
ketika kamu minta carikan hadiah termanis untuk pasanganmu
kamu tau jadi aku?
ketika kamu bilang kita tidak boleh saling melupakan
kamu tau jadi aku?
ketika kamu bilang dia tak tergantikan


kamu seharusnya tau jika aku perlahan harus melepaskan,,

Jumat, 12 April 2013

Kita Yang sulit Ada




Entah lega atau semakin terluka.

Kita bicara dan keluar dari bisu.
Rindu mu kentara mampu meluluhkan sisi ragu kita.
Harum yang terbelegu jauh lebih lama pecah.
Kita saling terbuka.
Dengan hujan,
Itu jelas hujan mengiring kita.
Kamu bahagia???
Tapi kenapa aku merasa seperti ditunjuk titik yang sama.
Kita sudah jelas berbeda.
Otak ku berputar menuntun sepasang penopang jalan,
mundur perlahan-lahan.
Dan kamu mendekat pelan-pelan.
Berlapis tanya itu masih mengepakan sayap-sayapnya.
Salahkan kita???
Berirama dalam tawa seorang pelita,
Dan kamu seolah buta dengan segala tulimu.
Aku terlalu pasih untuk seolah-olah tidak tau,
terlalu bodoh untuk merasa baik-baik saja.
Tapi berderai haru untuk setia mu.
Tak apa aku baik-baik saja.
Masih sama seperti pertama dulu,
ketika tatapan mata mu melekad pada dinding kekosongan.
Melihat mu tertawa saja sudah menjadi penawar.
Tak perlu kau dekap,
sapa mu sudah menjadi pelukan ternyaman.
jangan cemas aku tidak lagi duduk dalam sepi,
bukan kah kau tak akan pernah pergi dalam pandanganku.
Berhenti untuk terus mendekat,
Berada dalam jarak bembumbung bukan masalah.
Tenang masih ada aku dan kamu yang tau rasa itu ada dan tak akan pernahmenjadi kita...

Selasa, 02 April 2013

Kerinduan

Senja sore ini tertutup kabut kilu, gelap.
Sepoy-sepoy angin ikut mengiringi senja yang hilang itu.
Kini tinggal awan gelap. 
Mendung. Hujan
Rintikan hujan bercerita pada malam akan sebuah kerinduan yang terpendam.
Dari mata yang tak mampu melihat,
hati yang dingin membeku,
dan bibir yang tak mampu berucap.
Kerinduan akan hasrat yang terpendam.
Malam dengan hujan mengantarkan rindu itu pada pemiliknya
Sang hening. 
Rindu yang hanya ia terka-terka
Kerinduan yang terselimut ragu.
Rindu itu hanya terbalas sapa.
Ya sekedar sapa!
Namun sapa membuat dingin malam dengan hujan berubah seperti terbitnya fajar dengan senja yang hilang.
Malam dengan hujan kini tak sedingin itu. 



Senin, 01 April 2013

Sudah, Aku Ingin Menyerah

kamu tau aku tiba-tiba ingin menyerah????

aku menyerah untuk rasa yang ingin ku mulai
ini ragu yang tak terjawab waktu
sudah cukup kita saling menunggu,
menunggu tanpa tau akhir yang kita tuju
waktu tau kita yang membisu tak bergeming
tapi hati kita saling berbisik
ini bodoh
aku menunggumu yang mungkin kau tak tau
aku bahkan hanya seperti seorang pejuang penantian
menanti tanpa kepastian
kau juga tak sadar dan mungkin juga tak menganggapku ada
atau mungkin berpura-pura dan tetap diam seperti aku
aku seolah-olah berjalan diatas jembatan dengan satu bambu
salah-salah melangkah terperosok dalam kesemuan.
aku ingin menyerah
berhenti
bukan terhenti karena koma, tapi berhenti dengan titik.
aku lelah
lelah dengan kita yang hanya menjadi beku
tak ada kata yang dulu pernah ada
kenapa tak kau tepiskan saja aku????
jika hanya menjadi angan-angan naif mu
kau terluka??? lalu bagaimana aku???
tetap tersenyum dalam kata dan pandangan yang tak  ingin aku tau.
berpura-pura bodoh untuk melihat sisi lain dari hatimu
atau mungkin aku hanya batu pijak ketika tau terluka
dan ketika aku terluka??? aku atur lukaku dalam senyum serta tawa
ingin berlari kearah waktu yang pernah kita buat
tidak itu hanya akan membuat kita terluka
sudah aku ingin menyerah.............!

Jumat, 29 Maret 2013

Dulu"


Dulu aku pernah  sangat  dalam mengenal apa itu cinta
Hingga terkadang logika tak tercipta
Yang terlihat hanya anugrah itu.
CINTA.
Semua terlihat sempurna tanpa benat kusut terselip didalamnya.
Setiap sesalahan ku anggap pigura kehidupan
Rasa sakit ku telan dalam senyuman.

Cinta membawa aku pada sangkar yang sulit aku jelajahi.
Aku terperangkap didalamnya.
Cinta yang dulu anugrah berubah menjadi pil pahit.
Aku mulai sesak, terikat dan sulit untuk keluar.
Kesakitan yang ku pendam tertumpuk, membentuk gundukan kekecewaan.
Aku ingin lepas, aku lelah.
Ini bukan cinta. Cinta tidak sesulit ini.

“bukankah cinta itu saling memahami??
Cinta itu tidak membuat terkurung dalam ketidak nyamanan
Cinta bukan hanya sekedar ingin diberi
Cinta itu saling membahagiakan.”

Aku temukan titik muakku
Gundukan kekecewaan itu meledak,
bersamaan dengan melemburnya cinta itu.
Aku terlalu kecewa
Kesakitan itu tertanam jelas dalam fikiran
Perkataan itu masih tergiang
Cinta itu membuat aku jera
Membuat  ragu untuk cinta yang baru. 

Rabu, 27 Maret 2013

Cerita Keheningan Malam


Kesunyian mana yang kamu jadikan ketakutan, saat kamu meraihku dan  mulai mengukir nama kita dalam malam dengan lihainya kamu gariskan setiap bentuk yang ada dalam pikiran itu tanpa jeda. Kita bahkan lupa dingin menjelma menjadi gelak tawa. Kamu tanpa lelah menuntun malam pada keindahan. Padahal kita tau kita terbentur waktu. Tidak bukan kita tapi aku.
kamu masih setia berkutat dengan hatimu, hingga malam membuat waktuku menjadi hangat untukmu. Malam tidak sedingin dulu, dan itu karena kamu.
Namun egoku tak hancur lebur seketika, hangat malam aku tepis. aku lemparkan dingin yang menjadi jarak kita.
Hingga akhirnya kita sama-sama tersayat ujung yang berduri.

Aku Yang Terlupakan


Hay langit, apakabar mu?

Pesanku pada awan sudah kau sampaikan?

Lewat angin aku juga titip rindu itu namun tak kunjung ada balasan

Langit, awan tak membalas pesan rindu ini

Apa aku terlupakan???

Aku masih tetap disudut ini,

Bahkan ketika aku terhempas ombak,aku masih kembali


Aku masih menunggu awan, disini dipantai ini.

Kamis, 21 Maret 2013

Embun Dan Kenangan


Hari ini hujan turun lebat,
tidak ada secercah penghangatan

hitam kau jadikan putih
bias-bias pengharapan itu sedikit-sedikit meredup
bersama dengan sisa embun dari daun yang bergelantungan pada ranting yang basah itu
embun itu kenangan
kenangan yang terkikis
kenangan yang tersirat rapi dalam tumpukan kehidupan-kehidupan yang semu
dulu itu pernah ada sekeping cerita
cerita yang ingin ditutup rapat
dan embun membuka kembali tumpukan-tumpukan cerita itu
dingin dan hanya bisa membisu
rasa yang menggejolak sudah tidak ada lagi

Kamis, 14 Maret 2013

Inspirasi Indahmu

Indah ketika penggambaran akan sebuah aspek yang kamu anggap itu angan-angan,
kiasan yang tertulis juga menjadikan mu lebih bernyawa,
bukan hanya sekedar imajinasi dalam tatapan mata yang terlihat percaya, 
namun kamu membuat seni berdasarkan apa yang kamu lihat yang kamu  dengarkan dan rasakan.

Keindahan dalam mata yang kau anggap itu vitamin yang memabukan,
membuat kamu terbuai hingga tak sadarkan diri,
tatapan yang tajam melukiskan bahwa keindahan yang kamu liat itu surga,
alunan sebuah musik indah pun tak dapat meyadarkan kamu ketika ilusi itu sampai di hati dan pikiran.

Sentuhan itu masih terasa dibenak sampai membuat mu enggan untuk masuk alam nyata,
senyuman yang tersungging itu menjadi awal sebuah kesemuan yang membuat mu meloncat pada imajinasi tak terkendali itu,
hingga ketika kamu mendengarnya kamu takan menghiraukan berguncang suara yang ada disisi kanan kirimu,
kamu hanya mendengar suara yang kamu anggap itu berharga ,
Inspirasi indahmu !!!

Selasa, 12 Maret 2013

Karena Terbiasa

kita dipertemukan oleh waktu
dan kita saling mengenal lewat waktu
kau beriku secercah harapan,
kau tegukanku kenyamanan
kau nyatakan sebuah perasaan
hingga kau sulit terkendali
kau mungkin rapuh
tapi
dibawah sadarku perasaan itu ada
muncul tiba-tiba
namun
prinsip dan hati bergemuruh
seakan pengajak untuk tak sekawan,,,

Sabtu, 09 Maret 2013

Dear kesempurnaa


Kali ini aku ingin bercerita tentang dia, yang kuberi nama "malaikat" dia kekasihmu yang sangat merindukanmu, aku sebut saja KECEWA !!! entah aku yang kecewa atau bahkan dia, entahlah ...........
Dia surga bagiku

Dia pelengkapku
Penyejuk bagi ragaku
tempat keluh kesahku

Seketika dia hempaskan aku dalam bisa yang membiru
apakah ini isi hatinya????
dia ucapkan kata yang seakan dapat menghempaskan aku
luka yang tersirat direlung nya dia taburkan juga di serat-serat hatiku

terlinang dalam kelompak mata yang sayu
penuh harap
namun sudah teriris dan seolah sulit mengering
dalam pikirannya, hatinya bahkan jiwanya
dia kecewa !!!
yaa aku tau dia kecewa

bertahan untuk pelengkapnya
menjadi malaikat
seperti selimut ketika hujan turun deras
namun menjadi angin ketika panas datang
dan seperti batu yang kokoh
dia tangguh
namun dia hanya manusia biasa dia teguk rasa pedih itu sendiri
dulu ya itu dulu .....